Calon Abnon Jakarta Utara Harus Mampu Padukan Promosi Pariwisata Pesisir dan Digital Nomad

Jakarta, PUBLIKASI – Demografis pesisir menjadi tantangan tersendiri bagi calon Abang None (Abnon) Jakarta Utara. Mereka harus mampu mempromosikan pariwisata pesisir ditengah perkembangan kehidupan digitalisasi saat ini.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Utara, Wiwik Satriani mengatakan tantangan berbeda dihadapkan setiap peserta yang akan bersaing pada ajang kontestasi Abang None Tahun 2022.

Mereka harus memadukan promosi pariwisata pesisir ditengah perkembangan digitalisasi khususnya digital nomad (pengembara digital).

“Wilayah Jakarta Utara ini berbeda dibandingkan wilayah lainnya di DKI Jakarta. Calon Abnon harus mampu mempromosikan pariwisata pesisir, apalagi di zaman digital seperti ini yang harus mampu juga mempromosikan digital nomad,” kata Wiwik Satriani saat dikonfirmasi, Senin (30/5).

Yang tak kalah penting, menurutnya setiap peserta harus memiliki talenta untuk bisa bersaing dengan kontestan lainnya.

Talenta yang dimiliki peserta menjadi penilaian tersendiri para juri untuk dapat bergabung bersama lima belas pasang Abang None Tahun 2022.

Yang pasti calon peserta harus bertalenta karena wilayah Jakarta Utara ini berbeda dibanding wilayah lainnya di DKI Jakarta,” ungkapnya.

Terkait pendaftaran, dijelaskannya calon peserta dapat mengakses laman www.disparekraf.jakarta.go.id/PendaftaranAbnon2022 untuk mengisi formulir pendaftaran hingga batas waktu Kamis (23/6) mendatang.

Seleksi akan dilaksanakan secara hybrid dengan memadukan seleksi tatap muka dan dalam jaringan (daring).

“Seleksi tahun ini dilaksanakan secara hybrid. Kami berharap banyak calon peserta yang mendaftar setelah ajang kontestasi ini absen (tidak diselenggarakan) selama dua tahun akibat pandemi Covid-19,” tutupnya. (M Siddiq)

Leave a Comment!