Dukung Komunitas Petani Anggur Tasikmalaya, Prawita GENPPARI Optimis

Tasikmalaya, PUBLIKASI- Anggur Berpotensi Komoditi Agro.  Prawita GENPPARI Tasikmalaya Meyakini.

“Masyarakat Indonesia sesungguhnya merupakan masyarakat yang kreatif dan produktif. Hanya perlu sedikit dorongan motivasi yang disesuaikan dengan bidang peminatan masing – masing, maka akan lahir berbagai ide, terobosan dan inovasi super kreatif, ” Ketua Umum Prawita GENPPARI Dede Farhan Aulawi.

Kata Dede lagi, “Kita yakin bahwa suatu saat Indonesia mampu menjadi negara mandiri dengan swasembada berbagai komoditi agro. Lihat saja berbagai tanaman yang selama ini diidentikan hanya tumbuh di negara tertentu saja, ternyata kini banyak dibudidayakan di tanah air dan dinyatakan berhasil.”

“Oleh karenanya sebagai sebuah bangsa, kita harus selalu optimis memandang masa depan. Namun tentu harus dibarengi oleh kesungguhan dalam ikhtiar dan do’a agar Alloh Yang Maha Kuasa senantiasa meridloi setiap usaha kita. Aamiin YRA “, paparnya Dede Farhan Aulawi ketika mengunjungi pusat budidaya tanaman anggur di Tasikmalaya, Minggu (25/10).

Perlu duketahui, buah anggur merupakan buah yang berasal dari tanaman perdu merambat yang masuk kedalam famili vitaceae. Buah anggur dapat tumbuh subur di daerah dataran rendah, dan memiliki banyak variant warna seperti merah, ungu, kuning, hijau, dan lainnya. Buah ini banyak mengandung senyawa yang berperan aktif dalam proses metabolisme tubuh dan mampu mencegah sel kanker dan penyakit lainnya. Juga mengandung senyawa metabolit sekunder yang dapat berperan sebagai antioksidan.

Mihat potensi bedar itulah, Prawita GENPPARI sebagai organisasi tempat berhimpunnya para pegiat pariwisata Indonesia tentu sangat mendukung tumbuh berkembangnya para petani anggur di Tasikmalaya ini.

Hal ini sesuai dengan konsep dasar wisata edukasi 4P, yaitu wisata dalam bidang Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Peternakan. “Apalagi buah anggur ini memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga basis pengembangan konsepnya tidak sekedar berorientasi pada buah saja tetapi juga pada wisata edukasi dalam melakukan budidaya tanaman anggur. Dengan melihat buahnya saja bisa membuat senang dan bahagia, dan ini tentu bagian dari konsep dasar kepariwisataan,” Ujar Dede.

Pada kesempatan itu, Dede terus menyemangati dan memotivasi seluruh petani anggur yang tergabung dalam Komunitas peng-Anggur-an Tasikmalaya. Komunitas ini merupakan wadah/sarana untuk mempererat tali silaturahmi sesama penghobi budidaya tanaman anggur dengan di dasari rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang erat sesuai dengan slogan ”Ngahiji ku Sahobi’ .

Hal ini juga disampaikan Ii Arief Iskandar selaku Ketua Komunitas yang didampingi oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota lainnya.

Sementara untuk Tim dari DPP Prawita GENPPARI juga didampingi oleh Ketua dan Sekretaris DPD Prawita Genppari Kabupaten Tasikmalaya, yakni Kang Rizal dan Kang Ridlo.(Red)

Leave a Comment!